Update CPNS Mahkamah Agung 2021-2022

Update CPNS Mahkamah Agung 2021-2022 ~ Mahkamah Agung adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang merupakan pemegang kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Konstitusi. Mahkamah Agung membawahi badan peradilan dalam lingkungan perdilan umum, peradilan agama, peradilan militer, dan peradilan tata usaha negara. Mahkamah Agung berdiri sejak 1945 tepatnya pada tanggal 19 Agustus. 


Mahkamah Agung memliki wewenang untuk memutuskan permohonan kasasi terhadap putusan pengadilan tingkat banding atau tingkat terakhir dari semua lingkungan peradilan. Selain itu, Mahkamah Agung menguji peraturan secara materil terhadap peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang. Kemudian Mahkamah Agung melakukan pengawasan tertinggi terhadap penyelenggaraan peradilan di semua lingkungan peradilan dalam penyelenggaraan kekuasaan kehakiman.

Mahkamah Agung terdiri dari Pimpinan Hakim Anggota, kepaniteraan Mahkamah Agung, dan Sekertariat Mahkamah Agung. Pimpinan dan hakim anggota Mahkamah Agung adalah Hakim Agung, dan jumlahnya paling banyak adalah 60 orang. Hakim Agung dapat berasal dari sistem karier atau non karier. Calon Hakim Agung diusulkan oleh Komisi Yudisial kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Hal itu bertujuan untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan sebagai Hakim Agung oleh Presiden. Hakim Agung memiliki tugas untuk mengadili dan memutuskan perkara pada tingkat Kasasi. Sedangkan Kepaniteraan Mahkamah Agung memiliki tugas untuk melaksanakan pemberian dukungan di bidang teknis dan administrasi Justisial kepada Majelis Hakim Agung dalam memeriksa, mengadili, dan memutus perkara.

Mahkamah Agung memiliki kewenangan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. Kewenangan tersebut meliputi memriksa dan memutuskan permohonan kasasi, sengketa tentang kewenangan mengadili, dan permohonan peninjauan kembali terhadap putusan yang telah berkekuatan hukum tetap. Kemudian memiliki wewenang untuk menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. Selain itu Mahkamah Agung Republik Indonesia dapat memberi keterangan, pertimbangan, dan nasihat masalah hukum kepada lembaga negara dan lembaga pemerintah. Mahkamah Agung termasuk pengadilan tertinggi dalam tingkatan pengadilan yang terdiri dari banyak daerah hukum. Sebutan lain untuk Mahkamah Agung yaitu pengadilan terakhir, pengadilan tingkat akhir, pengadilan penghakiman, pengadilan puncak, dan pengadilan tertinggi banding. Seperti yang kita ketahui, secara garis besar keputusan dari Mahkamah Agung tidak akan ditinjau lebih lanjut oleh pengadilan lain. Mahkamah Agung memiliki fungsi utama sebagai pengadilan banding, menganalisis putusan pengadilan tingkat pertama atau dari pengadilan tingkat banding.

Dengan kata lain, semua perkara yang diadili harus melalui Mahkamah Agung terlebih dahulu. Barulah setelah itu keputusan apa yang di resmikan maka itulah yang harus dijalani. Semua keputusan harus masuk melalui peninjauan Mahkamah Agung. Setelah itu baru segala keputusan di resmikan dan di sebarkan. Tentunya semua keputusan tersebut sudah akurat. Karena sudah melalui proses analisis, banding, dan proses lainnya sesuai dengan kebijakan Mahkamah Agung tersebut. Tidak ada peraturan atau kebijakan yang tak lolos dari peninjauan Mahkamah Agung. Karena semua harus melalui prosedur yang berlaku, yaitu melalui Mahkamah Agung. Jika tidak, maka keputusan peraturan serta kebijakan lainnya tidak sah dan tidak boleh di keluarkan untuk masyarakat ketahui. Lain halnya jika suatu peraturan dan kebijakan sudah melalui Mahkamah Agung, maka itu sudah sah dan resmi. Masyarakat dapat membaca dan mentaati segala peraturan tersebut tanpa harus menyelidiki lebih lanjut. Karena Mahkamah Agung adalah peradilan tertinggi dan keputusan yang dikeluarkan adalah resmi serta kuat. Jadi sebagai rakyat, tidak perlu terlalu khawatir dengan ragam kebijakan. Sebab bisa jadi semua kebijakan dan peraturan memang sudah dipertimbangkan sedemikian rupa. 

Belum ada Update CPNS Mahkamah Agung 2021-2022, tunggu info selanjutnya. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel